0 Persija v Persik 0
JAKARTA - Persija Jakarta masih berkutat di papan bawah. Bermain di kandang sendiri, Macan Kemayoran -julukan Persija- hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Persik Kediri di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tadi malam.
Tambahan satu angka itu membuat Persija masih tertahan di posisi 14 dengan poin tujuh dari dua kali menang dan sekali seri serta tiga kali kalah. Untuk tim bertabur bintang, hasil yang diraih Bambang Pamungkas dkk tersebut sangat mengecewakan. Apalagi, dalam laga terakhir pada 29 November lalu, Bambang Pamungkas sukses mengalahkan tim kuat Persebaya Surabaya.
''Sebenarnya, Persija sudah bermain bagus. Sayang, banyak peluang yang gagal membuahkan gol," kata Bambang Pamungkas, kapten Persija, setelah pertandingan.
Tapi, dia mengatakan, absennya bek sayap senior Ismed Sofyan banyak berpengaruh. Hanya, menurut Bambang, Persija tidak mau bergantung pada satu pemain saja. ''Seharusnya, kami bisa menang,'' tegas Bambang.
Sementara itu, pelatih Persija Maman Suryaman mengatakan, timnya kurang beruntung. Padahal, anak asuhnya mengurung lawan sepanjang pertandingan.
''Ini merupakan kerugian besar sebagai tuan rumah. Kalau dihitung, tendangan Persija ke gawang sampai delapan kali. Itu jauh lebih baik daripada Persik," lanjut dia.
Kubu Persik menyatakan bersyukur bisa menahan imbang Persija di Jakarta. Dia pun mengakui sukses dengan strategi mematikan pemain depan Persija, Aliyudin dan Musafri. ''Dari segi permainan, penampilan tadi belum sesuai harapan," ucap Gusnul, pelatih Persik.
Pertandingan tadi malam diluberi Jakmania, suporter Persija. Mereka memadati Stadion Lebak Bulus. (hn)
Rabu, 02 Desember 2009
MU Lolos ke Semifinal Carling Cup
2 Man United v Tottenham 0
MANCHESTER - Manchester United berpeluang mempertahankan gelar Piala Carling. Kemarin dini hari (2/12) United lolos ke semifinal setelah mengandaskan Tottenham Hotspur 2-0 di Old Trafford. Duel itu merupakan ulangan final musim lalu yang dimenangkan United lewat adu penalti dengan skor 4-1.
Setan Merah -julukan United- meraih sukses itu dengan menampilkan pemain-pemain muda. Tidak ada Wayne Rooney, Patrice Evra, Antonio Valencia, Edwin van der Sar, hingga Ryan Giggs. Sebagai gantinya, pelatih United Sir Alex "Fergie" Ferguson memainkan Darron Gibson, Danny Welbeck, Gabriel Obertan, serta Ritchie De Laet sebagai starter.
Hasilnya tidak sia-sia. Tuan rumah mencetak dua gol babak pertama yang diborong Darron Gibson pada menit ke-16 dan ke-38. Hingga akhir pertandingan, dua gol Gibson itu gagal diperkecil atau disamakan Spurs yang menerjunkan skuad utama.
"Kami lolos ke semifinal dan saya sangat puas dengan penampilan para pemain," tegas Fergie sebagaimana dilansir Daily Mail.
Fergie ingin membuktikan bahwa keputusannya memainkan pemain lapis dua bukan hal yang salah. Kebijakan Fergie itu dikritik media sebagai blunder kala United kalah 0-1 di kandang sendiri dari Besiktas (Turki) di Liga Champions (25/11).
"Saya ingin anak-anak menikmati lolos ke semifinal karena mereka pula yang akan tampil nanti," ujar pelatih yang tiga kali mengoleksi gelar Piala Liga Inggris (nama lain Piala Carling) itu.
Siapa lawan United di semifinal belum bisa dipastikan karena kuota empat empat besar baru terisi separo. Tim yang lolos selain United baru Aston Villa. Dua slot lainnya diperebutkan antara Manchester City atau Arsenal dan Blackburn Rovers atau Chelsea yang sama-sama memainkan laga dini hari tadi (3/12).
Sementara itu, pelatih Spurs Harry Redknapp geram dengan performa anak asuhnya. Menurut dia, Robbie Keane dkk terkesan bermain ogah-ogahan. "Ini seperti game latihan saja. Sama sekali tidak ada atmosfer pertandingan sebagaimana yang saya tahu sebelumnya,'' kata pelatih 62 tahun itu sebagaimana dikutip Daily Telegraph.
Redknapp menilai Spurs belum bisa membuktikan layak bersaing dengan tim besar. Musim ini Spurs sudah kalah lawan Chelsea, Arsenal, dan dua kali dari United. Sebelum bersua di ajang Piala Carling, United menaklukkan Spurs 3-1 pada laga Premier League di White Hart Lane (12/9).
"Karena tampil di perempat final, saya berharap kami tampil habis-habisan melawan Manchester United. Tapi, kini saya tidak tahu harus berkata apa. Saya sangat kecewa," kata paman gelandang Chelsea Frank Lampard itu.
MANCHESTER - Manchester United berpeluang mempertahankan gelar Piala Carling. Kemarin dini hari (2/12) United lolos ke semifinal setelah mengandaskan Tottenham Hotspur 2-0 di Old Trafford. Duel itu merupakan ulangan final musim lalu yang dimenangkan United lewat adu penalti dengan skor 4-1.
Setan Merah -julukan United- meraih sukses itu dengan menampilkan pemain-pemain muda. Tidak ada Wayne Rooney, Patrice Evra, Antonio Valencia, Edwin van der Sar, hingga Ryan Giggs. Sebagai gantinya, pelatih United Sir Alex "Fergie" Ferguson memainkan Darron Gibson, Danny Welbeck, Gabriel Obertan, serta Ritchie De Laet sebagai starter.
Hasilnya tidak sia-sia. Tuan rumah mencetak dua gol babak pertama yang diborong Darron Gibson pada menit ke-16 dan ke-38. Hingga akhir pertandingan, dua gol Gibson itu gagal diperkecil atau disamakan Spurs yang menerjunkan skuad utama.
"Kami lolos ke semifinal dan saya sangat puas dengan penampilan para pemain," tegas Fergie sebagaimana dilansir Daily Mail.
Fergie ingin membuktikan bahwa keputusannya memainkan pemain lapis dua bukan hal yang salah. Kebijakan Fergie itu dikritik media sebagai blunder kala United kalah 0-1 di kandang sendiri dari Besiktas (Turki) di Liga Champions (25/11).
"Saya ingin anak-anak menikmati lolos ke semifinal karena mereka pula yang akan tampil nanti," ujar pelatih yang tiga kali mengoleksi gelar Piala Liga Inggris (nama lain Piala Carling) itu.
Siapa lawan United di semifinal belum bisa dipastikan karena kuota empat empat besar baru terisi separo. Tim yang lolos selain United baru Aston Villa. Dua slot lainnya diperebutkan antara Manchester City atau Arsenal dan Blackburn Rovers atau Chelsea yang sama-sama memainkan laga dini hari tadi (3/12).
Sementara itu, pelatih Spurs Harry Redknapp geram dengan performa anak asuhnya. Menurut dia, Robbie Keane dkk terkesan bermain ogah-ogahan. "Ini seperti game latihan saja. Sama sekali tidak ada atmosfer pertandingan sebagaimana yang saya tahu sebelumnya,'' kata pelatih 62 tahun itu sebagaimana dikutip Daily Telegraph.
Redknapp menilai Spurs belum bisa membuktikan layak bersaing dengan tim besar. Musim ini Spurs sudah kalah lawan Chelsea, Arsenal, dan dua kali dari United. Sebelum bersua di ajang Piala Carling, United menaklukkan Spurs 3-1 pada laga Premier League di White Hart Lane (12/9).
"Karena tampil di perempat final, saya berharap kami tampil habis-habisan melawan Manchester United. Tapi, kini saya tidak tahu harus berkata apa. Saya sangat kecewa," kata paman gelandang Chelsea Frank Lampard itu.
Piala Carling: Lapis Kedua MU Kandaskan Sprus
MANCHESTER - KORAN RAKYAT
– Dua gol yang dicetak Darron Gibson membawa
Manchester United melaju ke babak semifinal Piala Carling setelah
mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0, di Old Trafford.
MU sebenarnya hanya menurunkan pemain lapis kedua ,
sebaliknya Tottenham tampil dengan kekuatan penuh dengan memasukkan
pemain tangguh Jermain Defoe. Namun begitu MU mampu tampil maksimal
sejak menit pertama. Meskipun sempat keteteran, MU mampu
mengefektifkan serangan sehingga berhasil unggul melalui gol yang
dicetak Darron Gibson di menit 16.
Ketinggalan 0-1, Tottenham mencoba menggandakan serangan.
Mengandalkan pergerakan Jermaine Jenas dan David Bentley, Tottenham
mencoba memecah soliditas pertahanan MU dengan permainan umpan silang dan terobosan.
Tottenham langsung merespon dengan dua peluang melalui aksi Aaron
Lennon yang menyambut umpan David Bentley, setelah sebelumnya
tendangan keras Defoe juga gagal dihalau kiper Tomasz Kuszczack. Umpan silang dari Gareth Bale kepada Defoe, tidak terbaca oleh Kuszczack, namun bisa di blok oleh Ritchiee De Laet.Selamatlah gawang MU.
Tottenham terus melanjutkan tekanan dengan kerja sama yang dilakukan Defoe dan Robbie Keane. Sempat menembus pertahanan Nemanja Vidic, namun tendangan yang terlalu lemah tidak mampu membuahkan gol bagi Tottenham.
Seperti dikutip dari BBC Terus mengembangkan serangan, Tottenham malah kecolongan gol kedua MU yang kembali dicetak Gibson di menit ke 38.
Memasuki babak kedua, MU mempertahankan dominasinya. Namun, berbeda
dari sebelumnya, mereka kesulitan mengatasi lini tengah Tottenham.
Tottenham mencoba untuk memperbaiki permainan di 45 menit babak kedua. Tom Huddlestone membuat peluang dengan memberi bola kepada Wilson Palacios. Sayang, Welbeck dalam posisi bagus untuk
menghambat serangan.
Meskipun pelatih Harry Redknapp, memasukkan Peter Crouch untuk
menggantikan Keane, namun usaha tersebut tidak membuahkan gol hingga pertandingan berakhir.
– Dua gol yang dicetak Darron Gibson membawa
Manchester United melaju ke babak semifinal Piala Carling setelah
mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0, di Old Trafford.
MU sebenarnya hanya menurunkan pemain lapis kedua ,
sebaliknya Tottenham tampil dengan kekuatan penuh dengan memasukkan
pemain tangguh Jermain Defoe. Namun begitu MU mampu tampil maksimal
sejak menit pertama. Meskipun sempat keteteran, MU mampu
mengefektifkan serangan sehingga berhasil unggul melalui gol yang
dicetak Darron Gibson di menit 16.
Ketinggalan 0-1, Tottenham mencoba menggandakan serangan.
Mengandalkan pergerakan Jermaine Jenas dan David Bentley, Tottenham
mencoba memecah soliditas pertahanan MU dengan permainan umpan silang dan terobosan.
Tottenham langsung merespon dengan dua peluang melalui aksi Aaron
Lennon yang menyambut umpan David Bentley, setelah sebelumnya
tendangan keras Defoe juga gagal dihalau kiper Tomasz Kuszczack. Umpan silang dari Gareth Bale kepada Defoe, tidak terbaca oleh Kuszczack, namun bisa di blok oleh Ritchiee De Laet.Selamatlah gawang MU.
Tottenham terus melanjutkan tekanan dengan kerja sama yang dilakukan Defoe dan Robbie Keane. Sempat menembus pertahanan Nemanja Vidic, namun tendangan yang terlalu lemah tidak mampu membuahkan gol bagi Tottenham.
Seperti dikutip dari BBC Terus mengembangkan serangan, Tottenham malah kecolongan gol kedua MU yang kembali dicetak Gibson di menit ke 38.
Memasuki babak kedua, MU mempertahankan dominasinya. Namun, berbeda
dari sebelumnya, mereka kesulitan mengatasi lini tengah Tottenham.
Tottenham mencoba untuk memperbaiki permainan di 45 menit babak kedua. Tom Huddlestone membuat peluang dengan memberi bola kepada Wilson Palacios. Sayang, Welbeck dalam posisi bagus untuk
menghambat serangan.
Meskipun pelatih Harry Redknapp, memasukkan Peter Crouch untuk
menggantikan Keane, namun usaha tersebut tidak membuahkan gol hingga pertandingan berakhir.
Piala Carling: City Hempaskan Arsenal
MANCHESTER- KORAN RAKYAT
Manchester City lolos ke babak semifinal Piala Carling. Pada pertandingan di kandang, Carlos Tevez dkk berhasil mempecundangi Arsenal di City of Manchester Stadium dengan skor 3-0, Kamis (3/12) dini hari.
Seperti biasa dalam laga Carling Cup, pelatih Arsenal Arsene Wenger
menurunkan sejumlah pemain muda seperti Aaron Ramsey, Jack Wilshere
dan Carlos Vela. Sebaliknya, City menurunkan hampir seluruh pemain
andalan.
Meski begitu, tak mudah buat City menundukkan Arsenal. Serangan demi serangan yang dibangun tim asuhan Mark Hughes itu selalu kandas. Sebaliknya, Arsenal beberapa kali juga mampu menekan dan membahayakan gawang Shay Given.
Arsenal mendapatkan kesempatan mencetak gol lewat aksi Vela. Sayang, tendangan bomber asal Spanyol itu masih melambung dari gawang Shay Given. Skor tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Seperti dikutip dari BBC, memasuki babak kedua, City berusaha tampil lebih bringas. Setelah serangkaian usaha gagal, serangan City akhirnya membuahkan hasil pada menit ke lima puluh. Carlos Tevez membawa bola masuk ke kotak penalti Arsenal. Setelah mendapat ruang, dia melepaskan tendangan keras yang menggetarkan gawang Fabianski, skor pun di buka City dengan 1-0.
Pada menit ke lima puluh lima, City berpeluang menambah gol. Emmanuel Adebayor mendapat kesempatan emas. Namun, tendangannya masih membentur salah satu pemain Arsenal.
Tak lama Shaun Wright Phillips menggiring bola kemudian melepaskan
tendangan keras dan berhasil membobol gawang Arsenal, 2-0.
Pada menit ke delapan puluh sembilan, Weiss pun sukses mencetak skor pertamanya untuk City, skor 3-0 pun di raih City dan ini bertahan hingga pertandingan usai.
Manchester City lolos ke babak semifinal Piala Carling. Pada pertandingan di kandang, Carlos Tevez dkk berhasil mempecundangi Arsenal di City of Manchester Stadium dengan skor 3-0, Kamis (3/12) dini hari.
Seperti biasa dalam laga Carling Cup, pelatih Arsenal Arsene Wenger
menurunkan sejumlah pemain muda seperti Aaron Ramsey, Jack Wilshere
dan Carlos Vela. Sebaliknya, City menurunkan hampir seluruh pemain
andalan.
Meski begitu, tak mudah buat City menundukkan Arsenal. Serangan demi serangan yang dibangun tim asuhan Mark Hughes itu selalu kandas. Sebaliknya, Arsenal beberapa kali juga mampu menekan dan membahayakan gawang Shay Given.
Arsenal mendapatkan kesempatan mencetak gol lewat aksi Vela. Sayang, tendangan bomber asal Spanyol itu masih melambung dari gawang Shay Given. Skor tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Seperti dikutip dari BBC, memasuki babak kedua, City berusaha tampil lebih bringas. Setelah serangkaian usaha gagal, serangan City akhirnya membuahkan hasil pada menit ke lima puluh. Carlos Tevez membawa bola masuk ke kotak penalti Arsenal. Setelah mendapat ruang, dia melepaskan tendangan keras yang menggetarkan gawang Fabianski, skor pun di buka City dengan 1-0.
Pada menit ke lima puluh lima, City berpeluang menambah gol. Emmanuel Adebayor mendapat kesempatan emas. Namun, tendangannya masih membentur salah satu pemain Arsenal.
Tak lama Shaun Wright Phillips menggiring bola kemudian melepaskan
tendangan keras dan berhasil membobol gawang Arsenal, 2-0.
Pada menit ke delapan puluh sembilan, Weiss pun sukses mencetak skor pertamanya untuk City, skor 3-0 pun di raih City dan ini bertahan hingga pertandingan usai.
Rabu, 14 Oktober 2009
Jeblok Arema & Persema Dipermalukan Di Kandang Sendiri

KRC, Sport
– Dua tim asal Malang jeblok , kemarin benar-benar malang. Betapa tidak, baik Arema maupun Persema, sama-sama dipermalukan dikandang sendiri.
Jika Arema ’hanya’ kehilangan dua poin, setelah ditahan imbang 0-0 oleh pendatang baru PSPS Pekanbaru di Stadion Kanjuruhan, tidak demikian dengan Persema. Runner up Divisi Utama 2009 ini, justru dikalahkan Persija 1-3 (1-2) di Stadion Kanjuruhan.
Jelas sebuah kerugian besar bagi kedua tim. Terutama bagi Persema. Bagaimana tidak, penampilan perdana Laskar Ken Arok di Indonesia Super League (ISL), harus diawali dengan start yang jelek.
Sekalipun menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang, Persema justru kecolongan lewat sebuah serangan balik. Karena tiga kali Persija melakukan serangan, ketiganya membuahkan hasil. Persema sendiri, sebenarnya langsung mendapat peluang di menit kedua, setelah striker Brima Sanusie Pepito mendapatkan peluang usai menerima umpan terobosan dari M Kamri. Namun tendangan pemain asing asal Sierra Leone ini masih melambung diatas mistar gawang Persija yang dikawal M Yasir.
Persema juga masih terus menekan setelah peluang perdana gagal. Lewat setpis bola-bola mati, Persema juga mendapatkan beberapa peluang lewat M Kamri dan Pepito. Namun peluang juga belum mampu menjebol gawang M Yasir.
Terus menyerang malah membuat pertahanan Persema kecolongan. Lewat serangan balik yang cepat, Agus Indra berhasil memberikan umpan terobosan kepada M Ilham. Pemain-pemain defend Persema terlambat menutup ruang geraknya sehingga pemain nomor punggung 81 ini langsung menceploskan bola ke gawang I Komang Putra menit ke-14.
Ketinggalan satu gol langsung membuat pemain-pemain Persema tersentak. Robbie Gaspar dan kawan-kawan langsung meningkatkan serangan-serangan cepat. Menit ke-23, Persema mampu memasukkan bola ke gawang M Yasir setelah terjadi kemelut.
Wasit Okky Dwi Putra dari Bandung, ternyata meniup peluit terlebih dahulu dan menunjuk titik putih karena Munhar dijatuhkan M Ilham dalam kotak terlarang. Gaspar yang ditunjuk sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik sehingga kedudukan 1-1.
Kedudukan imbang ini tidak berlangsung lama karena Persija kembali menjebol gawang Persema lewat Bambang Pamungkas menit ke-36. Keunggulan 2-1 tim tamu Persija atas Persema ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Persema Subangkit memasukkan Jairon Feliciano menggantikan Jaenal Ichwan. Persema sendiri terus memaksimalkan kecepatan serangan-serangan lewat sayap untuk menjbol gawang lawan.
Beberapa kali Persema mendapatkan peluang lewat Siswanto hingga Iswandi Da’i, pemain yang masuk menggantikan M Kamri. Namun ketatnya penjagaan lawan hingga penampilan M Yasir yang cemerlang, semua peluang selalu gagal membuahkan hasil. Hingga pertandingan berakhir, Persema harus mengakui keunggulan tim tamu Persija dengan skor 1-3.(dd)
Senin, 10 Agustus 2009
Pejabat Publik Incar Kepengurusan Arema

Koran Rakyat,MALANG –
Dalam komposisi Yayasan PS Arema maupun Direksi PT Arema Indonesia, muncul dua nama yang merupakan pejabat publik di Malang Raya.
Mereka adalah Eddy Rumpoko (Dewan Komisaris PT Arema Indonesia) dan Rendra Kresna (Bendahara Yayasan PS Arema). Eddy adalah Wali Kota Batu, sementara Rendra Wakil Bupati Malang.
Padahal dalam UU 32/2004 tentang pemerintah daerah, terutama pada pasal 28 huruf b disebutkan, kepala daerah dan wakil kepala daerah, dilarang turut serta dalam suatu perusahaan, baik milik swasta maupun milik negara daerah, atau dalam yayasan bidang apapun.
Kondisi ini jelas menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola baru Arema. Sekalipun, komposisi direksi PT Arema Indonesia sendiri, sampai kemarin baru diisi oleh Eddy Rumpoko.
Wali Kota Malang, Peni ‘Inep’ Suparto ketika disinggung soal pejabat publik yang turut dalam perusahaan maupun yayasan, membenarkan. Karena itulah, Inep juga memutuskan mundur dari jabatan Ketua Yayasan Persema. Sekalipun yayasan itu tidak berorientasi pada bisnis.
‘’Selamat kepada Arema yang telah memiliki pengelola baru. Tapi, oleh undang-undang pejabat publik tidak boleh menjabat di yayasan atau perusahaan. Kalau ada yang tetap berani masuk, itu artinya luar biasa,’’ kata Inep kepada Malang Post, kemarin.
Namun demikian, Inep tetap percaya, orang-orang yang duduk dalam kepengurusan Arema, didasarkan pada kecintaan mereka terhadap tim kebanggaan Malang Raya. Termasuk orang yang tidak ingin melihat Arema sampai terpuruk.
‘’Mereka-mereka itu adalah orang pilihan. Saya kenal dengan mereka, karena saya sudah lama kerja sama dengan mereka. Siapapun boleh mengelola Arema,’’ tandasnya.
Karena itulah, saat dia menyebut bersedia mengelola Arema, Inep mengaku tidak akan turun langsung mengelola. Tapi menyerahkan kepada orang yang dia percaya untuk bisa mengelola Arema.
‘’Saya yakin, semua masyarakat Malang berharap Arema dapat terus meningkat prestasinya. Karena itu, saat saya bilang, oke saya siap mengelola Arema, bukan berarti saya sendiri yang akan mengelola. Tapi ada orang yang saya minta mengelola. Kalau saya mengelola Arema, jelas dilarang oleh undang-udang,’’ katanya.
Dengan saat ini Arema memiliki pengelola baru, Inep juga mengaku senang. Karena di Malang Raya, bakal ada dua tim yang sama-sama berada di ISL, yakni Arema dan Persema. Keduanya pun siap untuk saling merebut prestasi terbaik. ‘’Persema dapat bersaing dengan Arema,’’ tambahnya.
Dikonfirmasi hal itu, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko sudah mengetahui adanya larangan tersebut. Bahkan karena UU 32/2004 itulah, beberapa saat setelah dilantik menjadi Wali Kota Batu, Eddy langsung mundur dari jabatan di beberapa perusahaan yang dia pimpin.
Termasuk pula mundur dari posisi Komisaris Malang Post. Saat ini posisi Komisaris Malang Post, ditempati Dewanti Rumpoko. Sedangkan jabatan Eddy di perusahaan lainnya, diisi orang-orang kepercayaannya.
‘’Ya, memang itu melanggar (pejabat publik duduk di jabatan direksi PT dan yayasan, Red.). Tapi itu kan masih dalam konteks berita, belum akte. Sampai sekarang (kemarin, Red.), saya masih belum menerima surat penunjukkan secara resmi,’’ katanya.
Terpisah Ketua Yayasan PS Arema, HM Nur mengaku penempatan orang di jajaran direksi PT Arema Indonesia, masih bisa diubah. Apalagi, di posisi direksi, baru ada satu nama Eddy Rumpoko. Sementara kebutuhan lainnya, sangat banyak.
‘’Kita masih bisa bicarakan lebih lanjut. Yang terpenting adalah kesediaan Pak Eddy untuk membantu Arema. Nanti kita akan ketemu bersama-sama dan membahas lebih detail lagi untuk mengisi posisi direksi PT Arema,’’ sebut HM Nur. (ard)
Rabu, 05 Agustus 2009
Untuk Arema di Super League Butuhkan Miliaran Rupiah

KRC,MALANG -
Beban berat harus dipikul pengurus baru Yayasan Arema. Mereka harus memburu dana belasan miliar untuk mendanai Arema di super league.
Kisarannya, untuk mendanai tim super league, dibutuhkan dana sekitar Rp 20 miliar. Padahal, PT Bentoel selaku sponsor utama Arema hanya bisa memberikan suntikan dana Rp 7,5 miliar. Kekurangan dana itu harus ditanggung pengurus baru yayasan.
Sekretaris Yayasan Arema Mudjiono Mudjito menyadari bahwa mengelola tim besar seperti Arema sangat sulit. Biaya operasionalnya cukup besar. Dia memperkirakan Arema membutuhkan dana Rp 15-Rp 20 miliar agar bisa eksis di super league. Untuk itu, pihaknya membutuhkan bantuan dari semua pihak. Mulai sponsor hingga Aremania.
Khusus peran Aremania, informasi yang diterima dari pengurus lama, pemasukan dari tiket bisa mencapai Rp 3 miliar. Apabila pemasukan itu bisa dimaksimalkan, bisa membantu menutupi biaya operasional.
Yang lebih membuat yayasan yakin adalah kesiapan dari Wali Kota Batu Eddy Rumpoko untuk memberikan fasilitas mulai mes, tempat latihan, hingga konsumsi pemain. Bantuan Eddy sangat meringankan beban yayasan. Sebab, porsi anggaran pengeluaran tim terbesar salah satunya konsumsi pemain setiap hari. "Saya sudah pernah menangani Persema pada 1998. Pengeluaran terbesar salah satunya konsumsi pemain," ungkap pria yang mengantarkan Persema U-18 menjadi juara Piala Suratin 1997 sebagai manajer itu.
Bukan hanya itu. Yayasan nantinya akan melobi Pemkab Malang agar memberikan keringanan pajak pemakaian Stadion Kanjuruhan. Dengan keringanan pajak pemakaian stadion, biaya operasional klub juga semakin kecil. Upaya meminta keringanan ini diharapkan bisa terealisasi dengan masuknya Rendra Kresna sebagai bendahara yayasan. Mengingat, Rendra menjabat wakil bupati. "Saya yakin Pak Rendra bisa mengupayakan keringanan pajak tersebut," tutur Mudjiono.
Rendra sendiri yakin selama Bentoel masih menjadi sponsor utama dengan menyuntik dana Rp 7,5 miliar, Arema bisa eksis. Syaratnya, yayasan harus mampu memaksimalkan potensi yang ada di Arema. Salah satunya keberadaan Aremania. "Nah, semua potensi itu nantinya akan kami gali lebih mendalam dengan melakukan pertemuan dengan pengurus lama Arema," terang ketua DPD II Golkar Kabupaten Malang ini.
Terkait upaya keringanan pajak stadion, Rendra menilai hal itu sangat dimungkinkan. Artinya, dengan kondisi Arema saat ini, pemkab harus memiliki tanggung jawab moral untuk membantu Arema. Salah satu bentuknya adalah memberikan keringanan pajak pemakaian stadion. Sebab, tidak mungkin pajaknya dibebaskan karena harus ada pemasukan ke PAD.
"Saya yakin jika semua alternatif penggalangan dana itu dijalankan maksimal, bisa mengurangi beban biaya operasional Arema," imbuhnya. "Kalau memang pendanaannya masih kurang, tentunya yayasan harus menutupi dengan mencarikan sponsor," tambah dia. (jj)
Langganan:
Postingan (Atom)